Label

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juni 2018

Cukang Taneuh Green Canyonnya Jawa Barat


Apa yang terlintas pertama dipikiran para sahabat jika saya menyebut kata "Pangandaran" ? pasti banyak yang menjawab wisata pantainya orang Bandung hehehe memang iya seh ya orang bandung kalau mau wisata pantai deketnya ke Pangandaran, coz ada yang bilang juga walaupun sudah beberapa kali ke Pangandaran gak pernah ada kata yang namanya " bosen ", ada yang tau alasannya? Pangandaran selain wisata pantai, disini kita bisa wisata malam dengan naik odong-odong yang digowes dengan meyetel musik sekencang-kencangnya, wisata kuliner dengan makanan seafoodnya yang bikin lidah bergoyang, selain itu di Pangandaran menjadi tempat wisata belanja entah itu belanja baju atau olahan ikan yang menjadi favorit para wisatawan untuk dibawa pulang.

Tapi selain wisata pantai, wisata malam dan wisata belanja, di Pangandaran juga terdapat wisata alamnya lho dan salah satu wisata alam yang kita kunjungi kali ini adalah Cukang Taneuh atau yang lebih terkenal dengan nama Green Canyon. Mengapa dinamakan Green Canyon? Konon katanya pemberian nama ini dari seorang turis Perancis yang datang pada tahun 1993, hal ini dikarenakan airnya yang jernih berwarna kehijauan dari sungai dan lumut hijau berlimpah disisi tebing sehingga sungai terlihat hijau maka cukang taneuh ini lebih populer dengan nama Green Canyon.

Untuk menuju ke Grand Canyon ini mudah sekali, dari gerbang pintu masuk  pangandaran lurus kemudian  nanti ada petunjuk jalan yang mengarahkan belok kanan untuk ke Green Canyon, tak harus menunggu lama akhirnya kita sampai di Green Canyon.


Green Canyon merupakan sebuah wisata susur sungai dengan jarak tempuh perjalanan selama 30-45 menit dengan menggunakan perahu kayu modern yang sering disebut juga dengan ketinting, untuk sewa perahu kita harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 200.000,00 dengan daya tampung maksimal 6 orang, jika di green canyonnya berenang kita harus membayar Rp 300.000,00.



Disepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan yang akan membuat kita berdecak kagum,pohon-pohon hijau yang menjulang disepanjang tepi sungai, dan yang paling bagus adalah ketika menikmati air yang berjatuhan disepanjang sisi tebing

Rabu, 23 Mei 2018

Pantai Ngiroboyo dan Sungai Maroon


Setelah dari pantai klayar, petualangan di Pacitan kami lanjutkan ke Pantai Ngiroboyo, jarak pantai Ngiroboyo ini sekitar 10 km dari pantai klayar, untuk jalur ke pantai ini cukup gampang kok sobat pertama kita menuju desa kalak kemudian desa sambi, dipertigaan kita ambil jalan lurus nanti ada pertigaan belok kiri ( terdapat papan petunjuk Pantai Ngiroboyo ), jalan yang dilalui masih berbatu dan hanya cukup untuk 1 mobil saja, samping kanan kiri hutan belantara, jalan yang menurun tajam sehingga harus exstra hati-hati ya....

Kenapa kali ini kita memilih Pantai Ngiroboyo? karena pantai Ngiroboyo merupakan pantai yang menjadi muaranya sungai maroon, sehingga disinilah titik pertemuan antara sungai maron dan pantai Ngiroboyo, dengan begitu kita datang ke satu tempat wisata tapi bisa menikmati 2 keindahan tempat wisata sekaligus. Selain itu menurut informasi  ombak di pantai ini tidak seganas pantai-pantai yang lain, sehingga cocok untuk zara  berenang.


Setelah perjalanan yang cukup memacu adrenalin, akhirnya kita sampai ditempat parkir Pantai Ngarboyoso,  dan kita langsung disambut dengan suara deburan ombak dan hamparan laut luas yang biru, awalnya saya sempat bingung kok parkirnya sepi dan kita disambut sama pantai tetapi ada pagarnya , klo begitu kita main dipantainya gimana ya? Ternyata oh ternyata kita harus berjalan dulu ke sebelah kiri dan disini barulah terlihat ramainya pengunjung, yang kita lakukan terlebih dahulu mencari tempat kosong dibawah pohon untuk menggelar tikar supaya kita bisa santai dulu sambil menikmati keindahan disekelilingnya ajiiipp khan? hehe. 


Matahari masih bersinar dengan sangat teriknya, dan jika kita bermain dipantai pasti bisa membuat kulit kita gosong hehe, akhirnya kita memutuskan untuk menjelajahi sungai maroon terlebih dahulu. Sebenarnya daya tarik utama pantai ngiroboyo ini bukan hanya pantainya tapi justru sungai maron, menyusuri sungai maron dengan menggunakan perahu merupakan atraksi wisata utama di pantai ini. Untuk bisa menikmati keindahan sungai maron ini kita cukup membayar Rp 100.000/perahu dan 1 perahu hanya mampu menampung 6 orang.


Memasuki area sungai maron kita langsung disuguhi dengan pemandangan panaorama yang sangat alami, dimulai dengan tebing karst yang menjulang tinggu, air sungai yang jernih dan berwarna hijau, disekelilingnya banyak ditumbuhi pohon kelapa, bahkan tak sedikit orang yang menjulukinya Gran Canyonnya Pacitan.



Disepanjang jalan kita akan disuguhi pemandangan yang menurutku sangat sangat luar biasa, daerah pantai tetapi masih banyak dengan tumbuhan hijaunya dan akan membuat kita lupa bahwa kita berada di area pantai. Penyusuran sungai maron berjarak sekitar 5 km dari pantai, kemudian perahu akan memutar kembali membawa kami ke pantai, tak terasa kita sudah menghabiskan waktu selama 45 menit di perahu, dan masya allah saya benar-benar menikmatinya.

Senin, 21 Mei 2018

Pantai Klayar Pacitan


Pacitan selain terkenal dengan wisata goanya, disini juga terkenal dengan wisata  pantainya, begitu banyak goa dan pantai yang diburu oleh para wisatawan termasuk saya salah satunya hehehe. Setelah dari Goa Gong petualangan kami lanjutkan ke wisata pantai dan pantai yang pertama kami kunjungi adalah pantai Klayar, tidak memerlukan waktu yang lama cukup menempuh perjalanan 30 menit saja kita sudah sampai di pantai., tapi sangat disayangkan sekali pas kita sampai dipantai waktu sudah menunjukkan pukul 12.00, matahari yang terik membuat kami enggan bermain disana, tapi pasir putih kecoklatan yang bersanding damai dengan ombak dan gagahnya karang yang menjorok ke laut seolah-olah terus melambai untuk mengajak kami bermain, dan kami pun akhirnya bermain di pinggir pantai dengan menggunakan payung hehe



Ombak yang berdebur dengan kencang dan tinggi, pantai ini tidak cocok untuk anak-anak berenang dengan demikin zara pun hanya bermain ombak dipinggir pantai, tapi yang paling asik dipantai ini airnya jernih dan bersih.


Salah satu ciri keunikan dari pantai Klayar ini adalah adanya sebuah tebing tinggi kurang lebih 50 meter, dimana pengunjung bisa menyaksikan fenomena air laut yang memancar keatas kurang lebih setinggi 8-10 meter, fenomena yang langka dan unik ini disebabkan oleh semburan air laut bertekanan tinggi yang masuk melalui bagian bawah bebatuan, tetapi sangat disayangkan sekali karena tebing itu ada di wilayah barat pantai Klayar dengan demikian kami tidak sempat untuk menyaksikannya T_T ( so sad ), dan kami hanya bisa melihat dari kejauhan saja.

Jumat, 18 Mei 2018

Goa Terindah di Jawa


Katanya jangan bilang sudah ke Pacitan kalau belum berkunjung ke Goa Gong hehe, itu menurutku seh bener banget, ada yang tau kenapa demikian? karena Goa Gong ini merupakan goa terindah sejawa lho,,,bahkan ada yang bilang Goa Gong ini merupakan goa terindah se Asia Tenggara wow banget khan???

Untuk menuju goa yang terletak di Bomo, Punung, Kab. Pacitan, Jawa Timur hanya menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Kab.Karanganyar, setelah sampai diparkiran goa gong akan banyak ojek yang menawarkan jasanya untuk mengantar ke tempat tujuan hanya dengan merogoh kocek Rp 5000,00/ojek. Perkiraan awal jika tidak menggunakan ojek membutuhkan tenaga yang exstra dan menempuh perjalanan yang sangat jauh, ternyata eh ternyata jarak yang ditempuh tidak jauh  hehehe. Untuk tiket masuk ke goa gong ini bisa dikatakan murce habis dibanding dengan tiket wisata yang dijual di Bandung, karena untuk dewasa hanya Rp 15.000,00/orang dan untuk anak Rp 5000,00/orang. Sesampainya ditempat wisata kita akan disambut dengan tulisan " Selamat Datang Goa Gong Pacitan".


Dari sini pun kita masih harus berjalan kaki melewati jembatan yang dibawahnya jurang dan menaiki anak tangga tapi tidak terlalu banyak seh hehehe


Untuk memasuki goa ini kita butuh alat bantu untuk penerangan karena katanya untuk melihat jalan saat berada didalam, tapi gak usah khawatir karena disini sudah banyak orang yang menjajakan senter untuk disewa pengunjung.

Ketika memasuki Goa Gong para sahabat akan disambut dengan formasi stalaktit dan stalakmit yang indah dan para sahabat semua pasti akan terus mengucapkan " Masya allah " dengan keindahan yang sudah  Allah SWT ciptakan dan yang pastinya akan membuat para sahabat akan berdecak kagum.




Para sahabat akan menikmati keindahan Goa Gong dengan menyusuri lorong goa sepanjang 256 meter yang memerlukan waktu sekitar 2 jam, selain itu keunikan goa gong ini dibantu dengan penerangan yang berwarna warni sehingga semakin menambah kecantikan dan keindahan goa ini. Tapi dijamin deh waktu yang lama itu tidak akan terasa melelahkan karena para sahabat pasti akan sangat menikmati keindahan yang disajikan Goa Gong ini, meskipun jalan untuk menyusuri goa gong ini dipenuhi turunan dan tanjakan dengan banyak anak tangga ^_^.



Kamis, 12 April 2018

Penangkaran Rusa Kampung Cai Ranca Upas


Setelah berpetualang di Glamping kita lanjutkan lagi petualangan kita ke penangkaran rusa yang berada di Kampung Cai Ranca Upas. Jarak dari Glamping ke Ranca upas sekitar 8.6 km jika ditempuh dengan mobil membutuhkan waktu sekitar 25 menit, tapi dengan melewati perkebunan teh ranca bali yang terhampar hijau nan segar sehingga perjalanan pun menjadi tidak terasa dan sangat meyenangkan.

Kampung Cai Ranca Upas merupakan sebuah bumi perkemahan yang terletak diketinggian 1700 m dpl, memiliki luas 215 ha dengan suhu berkisar 18-23 derajat C, pastinya udara disini sejuk pisaaan kan?? Temen blogger pasti sudah ada yang pernah kesini khan?? Di Ranca Upas ini terdapat beberapa fasilitas seperti camping, kolam air hangat, penangkara rusa dan para wisata yang berkunjung kesini memang banyaknya untuk camping tapi kami kesini hanya untuk mengunjungi penangkaran rusanya saja ^_^. Untuk masuk ke area ini kita membayar Rp 85.000,00/6 orang.

Dari kejauhan sudah nampak rusa-rusa lagi bercengkrama bersama para pengunjung, jenis rusa yang ada di ranca upas ini adalah jenis rusa Cervus Timorensis, dan sepertinya rusa-rusa disini sudah bersahabat dengan manusia. Di pintu masuk penangkaran rusa sudah disediakan wortel dengan harga Rp 10.000,00/ikat bagi para pengunjung yang ingin memberi makan secara langsung kepada rusa-rusa yang cantik disana.



Zara disini sungguh excited banget, tapi karena ada salah satu rusa yang agresif banget buat dapetin wortel akhirnya zara menjadi ketakutan dan dia gak mau lagi bermain sama rusanya T_T, tapi yang menyenangkan disini kita bisa berinteraksi langsung dengan rusa dan rusa-rusa disini sepertinya sudah terbiasa dengan keberadaan para wisatawan.

Rabu, 11 April 2018

Glamping Likeside


Pagi sahabat blogger semua....

Pasti seger banget ya pas lihat foto diatas, apa yang akan sahabat rasakan jika berada disana ya? Mau tau jawabannya?? Yuk sekarang kita cari tau ^_^

Long week end minggu kemaren akhirnya kami memutuskan untuk menikmati alam Ciwidey lagi dengan tempat tujuan Glamping Likeside dan Penangkaran rusa Ranca Upas. Kami pergi dari rumah memang sengaja pagi dengan tujuan biar kita bisa lama berada disana, kami pergi dari rumah jam 06.00 melalui jalan tol soroja, melewati kebun teh ranca bali yang indah nan hijau dan hanya membutuhkan waktu 2 jam alhamdulillah akhirnya kita sampai di Glamping. 

Untuk memasuki kawasan wisata ini untuk tiket masuk glampingnya saja kita harus membayar tiket Rp 20.000/orang dan jika kita mau mengambil tiket terusan kita harus membayar Rp 50.000/orang, karena memang tujuan kita ke glamping akhirnya kita ambil tiket yang buat ke glampingnya saja.


Pertama yang saya bayangkan tentang glamping ini ada sebuah restaurant, dan ternyata setelah masuk kedalam barulah saya tersadar glamping ini sebuah tempat wisata yang didalamnya terdapat beberapa tempat makan seperti rumah makan padang, rumah makan sunda dan cemilan seperti cilok, pisang bakar dll, yang saya lihat kebanyakan orang yang datang kesini hanya untuk menikmati pemandangan dan foto saja. Memang tak dapat dipungkiri pemandangan dari atas kapal ini bener-bener kece, hamparan hijau dari pohon-pohon dilengkapi dengan pemandangan situ patenggang semakin mengingatkanku pada saat berada di Danau Batur.




Glamping Likeside ini terbagi menjadi 3 tingkatan, setelah puas mengeksplor lantai 1 mari kita lanjutkan untuk mengeksplor lantai selanjutnya. Dilantai 2 ini sebenarnya gak jauh beda dengan lantai sebelumnya hanya posisi melihat pemandangan yang lebih luas.


Setelah puas menikmati pemandangan situ patenggang yang tenang, kami pun tak sabar untuk menikmati situ patenggang dengan naik perahu, tapi setelah turun haluan kami berpindah karena zara ingin mengunjungi taman kelinci. Untuk taman kelinci ini kami membayar Rp 15.000/orang karena kami tidak membeli tiket terusan, jadi untuk mengunjungi taman kelinci ini kita harus membayar lagi. Taman kelinci ini merupakan sebuah taman yang tentunya kita bisa bermain dengan kelinci-kelinci lucu, tapi menurut saya kelincinya kurang banyak karena disaat pengunjung mau memberi makan kelinci, kelincinya sudah kekenyangan ( so sad.....T_T ), jadi kita hanya main-main saja dengan kelinci - kelinci yang lucu. Selain kelinci di taman kelinci ini disediakan mainan untuk anak-anak seperti perosotan, ayunan, jungkat jungkit dan panjat rumah

Senin, 26 Maret 2018

Wisata PEtik Jeruk di Kebun Edukasi Eptilu


Pasti para sobat sudah pada tau khan si bulat kuning hijau yang rasanya manis seger itu? iya bener banget itu salah satu buah asli dari Garut namanya Jeruk Garut. Jeruk Garut ini salah satu buah yang banyak dicari para wisatawan saat mengunjungi kota Garut, walaupun kulitnya masih bewarna kuning hijau tapi jangan diragukan lagi rasanya manis manis bikin seger ^_^. Dan jika para sobat ingin memetik jeruk garut ini sendiri dari pohonnya sambil berwisata bersama keluarga, Kebun Edukasi Eptilu lah tempatnya.

Kebun Jeruk yang luasnya mencapai 1.2 hektare ini berlokasi di Desa Situgede, Kecamatan Cigedug, Garut, untuk menuju tempat wisata ini jarak yang ditempuh sekitar 1 jam dari Samarang, Garut. Tak perlu khawatir tersesat karena terdapat petunjuk arah disepanjang jalan, tempat wisata ini ternyata berada di tengah perkampungan warga, dari jalan raya kita akan memasuki hutan karet kemudian menuju lapang yang disediakan untuk parkir, dari tempat parkir kita harus berjalan kaki kurang lebih 15 menit, dan akhirnya setelah melihat bangunan dari bambu itu tandanya kita sudah sampai. Dari kejauhan sudah terlihat tulisan Eptilu  ( F3 ) yang artinya Fresh From Farm yang jika dibahasa Indonesiakan adalah segar dari kebun, tapi sepertinya biar unik nama tempat wisata ini menjadi Eptilu hehe


Sesampainya kita ditempat wisata ini kita akan ditanya mau petik jeruk sendiri atau membeli jeruk yang sudah dipanen? Harga untuk jeruk yang dipetik sendiri adalah Rp 20.000,00/kg dan jeruk yang sudah dipanen Rp 15.000,00/kg, karena tujuan kami kesini adalah wisata, kami pun memilih petik jeruk sendiri, dengan dibekali satu keranjang plastik, topi caping, dan satu pemandu. Disini kita akan diberi tahu bagaimana cara yang benar untuk memetik jeruk dan jeruk yang seperti apa yang sudah bisa dipanen.


Kali ini kami sangat beruntung, karena jeruk yang siap panen di eptilu ini melimpah hehehe, coz ada juga temen saya yang datang kesini pas jeruknya lagi gak berbuah ( pasti sedih deh ) dan saat kami coba jeruknya bener-bener manis akh,,,jadi pengen panen jeruknya banyak-banyak. Cuaca yang terik memang sangat cocok panen jeruknya menggunakan caping.


Senin, 19 Maret 2018

Kebun Mawar Situhapa


Dari wisata Bandung , saya juga ingin donk ya mencoba wisata diluar Bandung tapi masih sekitaran Jawa Barat hehe....Dan setelah beberapa hari bertapa akhirnya kami memutuskan untuk berwisata ke Garut, kenapa Garut ?? karena Garut merupakan salah satu daerah yang cocok buat ngadem, disamping udaranya yang sejuk, Garut juga memiliki beberapa tempat wisata yang wajib dikunjungi.

Pertama tempat yang kami kunjungi saat ke Garut adalah Kebun MAwar Situhapa, karena zara paling excited banget klo berwisata ke taman atau kebun. Untuk menikmati keindahan kebun mawar situhapa ini kita hanya cukup merogoh kocek Rp 17.500,00/orang saat weekday, dan untuk anak dibawah 5 tahun free.


Kebun Mawar Situhapa merupakan sebuah penginapan yang berkonsep bungalow dengan sajian hamparan bunga mawar yang tumbuh diatas taman seluas 5 hektar. Dan saat masuk ke kebun mawar ini angin sepoi-sepoi sudah menyapa kami, dan hamparan bunga sudah melambai-lambai seakan-akan mereka mengajak kami untuk bermain. 



Kebun mawar situhapa ini juga dibagi menjadi beberapa taman diantaranya taman kaktus, playground, begonia, taman labyrinth, dan lapangan hijau yang luas, dan jika lapar melanda tenang saja disini juga tersedia restaurant. Destinasi pertama kita akan mengunjungi taman kaktus, terowongan dan taman begonia dengan melewati terowongan yang menjadi spot foto paling digemari hehe




Jumat, 16 Maret 2018

Rabbit Town


Tempat wisata di Bandung memang ga ada matinya ya,,,setiap minggu pasti aza ada tempat wisata baru yang menjadi list untuk dikunjungi. Dan kali ini tempat wisata yang baru kami kunjungi adalah Rabbit Town yang berlokasi di Jl. Rancabentang, untuk menuju kesini cukup mudah kok cukup mengikut jalur arah punclut setelah sampai bunderan kita ambil arah sebelah kanan, dan saat masuk ke area ini sudah penuh dengan mobil yang terparkir karena Rabbit Town ini berdekatan dengan Bumi Sangkuriang dan Kalpa Tree.

Untuk masuk ke Rabbit town ini kita harus membayar tiket seharga Rp 25.000,00/orang  dan untuk tiketnya bisa ditukarkan dengan gift berupa makanan ringan yang dikemas seperti gift ulang tahun, kita juga akan mendapatkan voucher photo both 40%, dan free donut untuk setiap pembelian kopi. Semua transaksi disini harus menggunakan kartu dengan harga Rp 5.000,00 untuk deposit kartu bisa dilakukan saat membeli tiket masuk atau bisa dilakukan didalam karena didalam pun banyak stand untuk pengisian deposit.

Saat pertama kali masuk Rabbit Town suasana rumah yang sudah disulap menjadi tempat wisata berasa sekali, untuk area wisata bermain atau spot foto selfi berada diruangan yang terpisah sehingga kita harus membayar Rp 10.000,00-Rp 20.000,00/arena. Saat kita melihat-lihat dulu ada apa saja disini, pandangan kita langsung tertuju pada spot foto tiang-tiang lampu yang sudah berseliweran di Instagram, dan kita pun gak lupa foto disini ya hehe.



Setelah puas berfoto dengan tiang-tiang lampu, zara sudah berantusias mengajak kami ke area kelinci, untuk area ini kita cukup membaya Rp 20.000,00/anak sudah termasuk wortel 2 bh dan untuk pendamping free. Dan saat zara mau kasih wortelnya ke kelinci ternyata kelinci disana semuanya sudah kekenyangan karena kita datang kesini pas sore hari, otomatis kelinci sudah dikasih makan dari pagi.



Jumat, 09 Maret 2018

Roof Top Garden PVJ


Menuju week end,,,,,,

Akhirnya, ini tulisan pertama saya di tahun 2018, sepertinya tangan ini masih berat  untuk mengetik tapi setelah mengumpulkan semangat yang sedang memudar akhirnya tangan ini  mulai memijit keyboard merangkai huruf demi huruf untuk menjadi sebuah tulisan yang Insya Allah akan bermanfaat bagi sobat semua.

Dan pada kesempatan ini saya masih akan berbagi tentang info wisata yang ada di Bandung, karena Bandung memang tiada habisnya kalau yang namanya tempat wisata, seolah-olah setiap bulan pasti ada tempat yang baru dan salah satu yang lagi berseliweran fotonya di IG adalah taman sun flowersnya yang ada di Roof Top Garden Paris Van JAva.

Roof Top Garden PVJ ini terdapat beberapa tempat wisatanya ada Taman Sunflowers, Kids Zoo, Taman Burung, Garden ice ( yang masih direnovasi ). PAda kesempatan ini kita hanya mengunjungi Taman Sun Flowers dan Kids Zoo nya saja.

Di taman Sun Flowers ini pengunjung akan disajikan pemandangan bunga matahari yang terhampar luas, disamping bunga matahari kita juga disajikan dengan hamparan bunga yang berwarna warni tapi dominan dengan warna kuning, dan yang paling disayangkan adalah ketika kami berkunjung bunga matahari sudah gugur dan tinggal bagian tengahnya saja so sad T_T. Untuk masuk ke taman sun flowers ini kita hanya cukup merogoh kocek Rp 5000,00 dan kita  bisa berfoto sepuasnya.


Kecewa seh iya tapi alhamdulilah masih ada bunga matahari yang tersisa walaupun tidak banyak, ditaman ini juga banyak spot foto dengan background yang indah. Taman  yang tidak terlalu luas tapi didesign dengan secara apik sehingga bisa membuat pengunjung betah berlama-lama disana.


Artikel Populer